GESUT, DIDORONG ATAU DITARIK..??

Ketika kita nyablon kaos, hal yang pasti kita lakukan adalah nge-gesut. Nah dalam hal nge-gesut, ada 2 (dua) cara yaitu nge-gesut dorong dan nge-gesut tarik, lalu apa bedanya didorong atau ditarik..???

Sebenernya kalau melihat dari hasil gesutan dorong dengan gesutan tarik, perbedaanya hampir tidak ada, kecuali dari segi tingkat kelelahan alias pegal-pegal di tangan maupun di badan. Ketika kita menggesut cara tarik, kekuatan yang kita gunakan adalah kekuatan otot di lengan tangan dan kekuatan otot jari-jari tangan untuk memegang rakel lebih kuat sehingga ketika kita melakukan produksi nyablon kaos dalam jumlah banyak pasti akan terasa capek dan pegel-pegel di jari-jari tangan maupun di lengan tangan apalagi ketika tinta sablon mulai mengental, otomatis tenaga yang dikeluarkan pasti jauh lebih besar atau jika kita menggunakan rakel alumunium yang rakelnya saja sudah lumayan berat atau nyablon kaos dengan ukuran desain gambar yang besar.

Kalau sudah begitu, bolehlah kita menggunakan cara gesut dorong atau sorong, cara ini jauh lebih nyaman dan ringan untuk badan kita maupun jemari tangan kita karena gesut sorong atau gesut dorong ini menggunakan bantuan seluruh badan kita sebagai tenaga dorongnya. Kira-kira begini mas bro, coba bayangkan ketika ada mobil mogok, lebih ringan mana kalo mobil mogoknya didorong atau ditarik..?? Nah dari ilustrasi tadi, mas bro sendiri yang tentukan mau didorong atau ditarik ketika nge-gesut.

“Praktek Langsung Adalah Guru Terbaik”.  by Alat Sablon Medan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s